Arsitektur UPI 2010
Senin, 03 Juni 2013
Senin, 15 April 2013
Rangkuman Buku Media Pembelajaran oleh Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A
Deskripsi buku
Judul :
Media Pembelajaran
Pengarang :
Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A
Penerbit :
Rajawali Press
Tahun Terbit :2010
Rangkuman
BAB I PENGERTIAN MEDIA
A. PENDAHULUAN
Belajar adalah suatu proses yang
kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar
terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Terjadinya
perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya (kognitif,
afektif, dan psikomotorik) merupakan salah satu pertanda bahwa seseorang itu
telah belajar.
Proses belajar yang diselenggarakan
secara formal atau yang dikenal sekolah memiliki maksud dan tujuan yaitu untuk
mengarahkan perubahan pada diri siswa secara terencana, baik dari dalam aspek
pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Interaksi yang terjadi selama proses
belajar tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya, yang terdiri atas murid, guru,
petugas, perpustakaan, kepala sekolah, bahan atau materi pelajaran (buku,
modul, selebaran, majalah, rekaman video atau audio dll), dan berbagai sumber
belajar dan fasilitas (proyektor overhead, peream pita audio dan video, radio,
televisi, komputer, perpustakaan, laboratorium, pusat sumber belajar, dll).
Perkembangan ilmu pengetahuan dan semakin
menuntut guru untuk menguasai berbagai media pembelajaran yang dapat membantu
siswa untuk belajar. Guru juga dituntut kreatif dalam menggunakan media
pembelajaran agar maksud dan tujuannya dapat tercapai. Untuk itu guru harus
memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran, yang
meliputi (Hamalik, 1994:6) :
a. Media sebagai alat komunikasi guna
lebih mengefetifkan proses belajar mengajar
b. Fungsi media dalam rangka mencapai
tujuan pendidikan
c. Seluk-beluk proses belajar
d. Hubungan antara antara metode
mengajar dan media pendidikan
e. Nilai atau manfaat media pendidikan
dalam pendidikan dalam pengajaran
f.
Pemilihan
dan penggunaan media pendidikan
g. Berbagai jenis alat dan teknik media
pendidikan
h. Media pendidikan dalam setiap mata
pelajaran
i.
Usaha
inovasi dalam media pendidikan
Maka, dapat disimpulkan bahwa media
adalah bagian yang sangat penting dalam proses belajar mengajar demi
tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran di sekolah
pada khususnya.
B. PENGERTIAN MEDIA
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti
“tengah”, “perantara”, atau “pengantar”. Dalam bahasa Arab adalah perantara
atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Gerlach & Ely (1971) mengatakan
bahwa media pabila dipahami secara garis besar adalah manusia. Materi, atau
kejadian yang membangun kondisi yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu
memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini, guru,
buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus,
pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai
alat-alay grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun
embali informasi visual atau verbal.
Batasan lain telah dikemukakan pula
dikemukakan oleh para ahli yang sebagian dia antaranya akan diberikan berikut :
a. AECT (Association
of Education and Communication Technology, 1977) memberi batasan tentang
media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan
atau informasi.
b. Media yang sering diganti dengan kata
mediator, menurut Fleming (1987:234) adalah penyebab atau alat yang turut
campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya. Dengan istilah mediator media
menunjukkan fungsi atau perannya, yaitu mengatur hubungan yang efektif diantara
dua pihak utama dalam proses belajar-siswa dan isi.
C. LANDASAN TEORITIS PENGGUNAAN MEDIA
PENDIDIKAN
Landasan teoritis yang medasari
penggunaan media pendidilkan adalah teori Bruner yang menjelaskan bahwa
penggunaan media akan membuat siswa akan memperoleh pengalaman baru dalam
belajar. Menurut Bruner (1966:10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar
yang saling berinteraksi dalam upaya memperoleh pengalaman, (pengetahuan, keterampilan
atau sikap ) yang baru, yaitu :
a. Pengalaman langsung (enactive)
b. Pengalaman pictorial /gambar (iconic)
c. Pengalaman abstrak (symbolic)
D. CIRI-CIRI MEDIA PENDIDIKAN
Ciri-ciri media pendidikan menurut
Gerlach & Ely (1971):
a. Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan,
melestarikan, dan merekrontuksi suatu peristiwa atau objek yang dapat
diurutkan dan disusun kembali dengan
perantara media film, fotografi, video tape, dsb.
b. Ciri Manipulatif (Manipulative Property)
Suatu kejadian atau objek yang memakan waktu berhari-hari
dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik
pengambilan gambar time-lapse recording,
yakni hanya mengambil bagian-bagian penting dan memotong yang tidak diperlukan.
c. Ciri Distributif (Distributive Property)
Memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransportasikan melalui ruang,
dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa
dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian itu.
BAB II FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA
PENDIDIKAN
Salah satu fungsi utama media
pembelajaran adalah sebagai alat Bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim,
kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Hamalik (1986) mengemukakan bahwa
poemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat
membangkitrkan keinginan dan minat yang baru membangkitkan motifasi dan
rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh- pengaruh psikologis
terhadap siswa.
Levie dan lentz (1982) mengemukakan
empat fungsi media pembelajaran , khususnya media visual yaitu :
a. Fungsi atensi
Yaitu Menarik dan mengarahkan
perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan
makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
b. Fungsi afektif
Media visual dapat terlihat dari
tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar .
c. Fungsi kognitif
Media visual terlihat dari temuan-
temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar
memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau
pesan yang terkandung dalam gambar.
d. Fungsi kompensatoris
Media visual yang memberikan konteks
untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk
mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Media pembelajaran
menurut kempdan Dayton (1985;3-4) dapat memenuhi tiga fungsi utama ,yaitu :
(1) Memotifasi minat dan tidakan
(2) Menyajikan informasi
(3) Memberi instruksi
Encyclopedia of Educational Research dalam Hamalik (1994:15) merincikan manfaat media
pendidikan sebagai berikut :
a. Meletakkan dasar yang kongkret untuk
berpikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme.
b. Memperbesar perhatian siswa.
c. Meletakkan dasar- dasar yang penting
untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap.
d. Memberikan pengalaman nyata yang
dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri dikalangan siswa.
e. Menumbuhkan pemikiran yang teratur
dan kontinyu, terutama melalui gambar hidup.
f.
Membantu
tumbuhnya pengertian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa.
g. Memberikan pengalaman yang tidak mudah
diperoleh dengan cara lain dan membantu efisiensi dan keragaman yang lebih
banyak dalam belajar.
BAB III PENGENALAN BEBERAPA MEDIA
Media pembelajaran merupakan komponen
instruksional yang meliputi pesan, orang, dan peralatan. Dalam perkembangannya
media pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Berdasarkan perkembangan
teknologi tersebut media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok,
yaitu :
a. Media hasil teknologi cetak adalah
cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku, foto, grafik.
Teknologi cetak mempunyai cirri-ciri sebagai berikut;
(1) Teks dibaca secara linear ,sedangkan
visual diamati berdasarkan ruang;
(2) Baik teks maupun visual menampilkan
komunikasi satu arah dan reseptif;
(3) Teks dan visual ditampilkan statis
(diam);
(4) Pengembangannya sangat tergantung
kepada prinsip-prinsip kebahasaan dan persepsi visual;
(5) Baik teks maupun visual beorientasi
(berpusat) pada siswa;
(6) Informasi dapat diatur kembali atau
didata ulang oleh pemakai.
b. Media hasil teknologi audio visual
adalah cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-
mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
Sedangkan ciri- ciri utama teknologi media audio visual, yaitu :
(1) Bersifat linear;
(2) Biasanya menyajikan visual yang
dinamis;
(3) Menggunakan cara yang telah
ditetapkan sebelumnya oleh perancang/ pembuatnya;
(4) Merupakan repsentasi fisik dari
gagasan rial atau gagasan abstrak;
(5) Dikembangkan menurut prinsip
psikologis behaviorisme dan kognitif;
(6) Umumnya mereka berorientasi kepada
guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah
c. Media hasil teknologi yang
berdasarkan komputer adalah merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan
materi dengan menggunakan sumber- sumber yang berbasis mikro–prosesor (dalam
media ini materi/informasi disimpan dalam bentuk digital bukan cetak atau
visual) adapun beberapa ciri media yang dihasilkan teknologi berbasis komputer
(baik perangkat keras atau lunak), yaitu :
(1) Mereka dapat digunakan secara
acak,non sekuensial, atau secara linear;
(2) Mereka dapat digunakan berdasarkan
keinginan siswa atau berdasarkan keinginan perancang /pengembang sebagai mana
di rencanakanya;
(3) Biasanya gagasan –gaaagasan yang disa
jikan dalam gaya abstrak dengan kata- kata symbol dan grafik;
(4) Prinsip- prinsip ilmu kognitif untuk
mengembangkan media ini;
(5) Pembelajaran dapat berorientasi pada
siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi.
d. Media hasil gabungan teknologi cetak
dan komputer adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan
pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer. Adapun
beberapa ciri utama ini, yaitu :
(1) Dapat digunakan secara acak,
sekuensial, secara linear;
(2) Dapat digunakan sesuai dengan
keinginan siswa, bukan hanya dengan cara yang direcanakan dan dirancang oleh
perancangnya;
(3) Gagasan–gagasan sering disajikan
secara realistic dalam konteks pengalaman siswa ,menurut apa yang relevan
dengan siswa ,dan dibawah pengendalian siswa;
(4) Prinsip ilmu kognitif dan
konstruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan penggunaan pelajaran;
(5) Pembelajaran ditata dan terpusat pada
lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikusai jika pelajaran itu digunakan;
(6) Bahan –bahan pelajaran melibatkan
banyak interaktifitas siswa;
(7) Bahan –bahan pelajaran memadukan kata
dan visual dari berbagai sumber.
BAB IV PEMILIHAN MEDIA
Pada tingkat yang menyeluruh dan umum
pemilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor- faktor berikut:
a. Hambatan pengembangan dan
pembelajaran yang meliputi faktor-faktor dana, fasilitas dan peralatan yang
telah tersedia, waktu yang tersedia (waktu mengajar dan pengembangan materi dan
media), sumber –sumber yang tersedia (manusia dan material);
b. Persyaratan isi, tugas dan jenis
pembelajaran isi pelajaran beragam dari sisi tugas yang ingin dilakukan siswa,
misalnya penghafalan, penerapan keterampilan atau penalaran dan pemikiran
tingkatan yang lebih tinggi. Setiap katagori pembelajaran itu menuntut perilaku
yang berbeda –beda dan dengan demikian akan memerlukan tehnik dan media
penyajian yang berbeda pula;
c. Hambatan dari sisi siswa dengan
mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal, seperti membaca, mengetik dan
menggunakan komputer, dan karakteristik siswa lainnya;
d. Pertimbangan lainnya adalah tingkat
kesenangan (preferensi lembaga, guru, dan pelajar) dan keefektifan biaya;
e. Pemilihan media sebaiknya
mempertimbangkan pula :
(1) Kemampuan mengakomodasikan penyajian
stimulus yang tepat (visual dan /atau audio);
(2) Kemampuan mengakomodasikan respons
siswa yang tepat (tertulis ,audio, dan/atau kegiatan fisik);
(3) Kemampuan mengakomodasikan umpan
balik;
f.
Pemilihan
media utama dan media sekunder untuk penyajian informasi atau stimulus, dan
untuk latihan dan tes (sebaiknya latihan dan tes menggunakan media yang sama)
misalnya untuk tujuan belajar yang melibatkan penghafalan;
g. media sekunder harus mendapat
perhatian karena pembelajaran yang berhasil menggunakan media yang beragam dengan
menggunakan media yang beragam, siswa memiliki kesempatan untuk menghubungkan
dan berinteraksi dengan media yang paling efektif sesuai dengan kebutuhan
mereka secara perorangan .
BAB V PENGGUNAAN MEDIA
A. Media berbasis manusia
Media berbasis manusia mengajukan dua
tehnik yang efektif, yaitu rancangan yang berpusat pada masalah dan bertanya
ala Socrates. Rancangan pembelajaran yang berpusat pada masalah di bangun
berdasarkan masalah yang harus dipecahkan oleh pelajar. Langkah –langkah
rancangan jenis pembelajaran ini, yaitu :
a. Merumuskan masalah yang relevan;
b. Mengidentifikasi pengetahuan dan
keterampilan yang terkait untuk memecahkan masalah;
c. Gunakan buku teks dan ceramah sebagai
suber untuk menyajikan pengetahuan;
d. Ajarkan mengapa pengetahuan itu
penting dan bagaimana pengetahuan itu dapat diterapkan untuk memecahkan
masalah;
e. Tuntun eksplorasi siswa sebagai seorang
instuktur untuk pelajaran pemecahan masalah;
f.
Membiarkan
eksplorasi siswa tak terintangi, partisipati aktif dan bertanya;
g. Membantu siswa dalam menghubungkan
pengetahuan baru dan yang terdahulu;
h. Membantu siswa membentuk dan
menginternalisasi representasi masalah atau tugas;
i.
Membantu
siswa mengidentifikasi persamaan antara masalah baru dan pengalaman yang lalu
yang berisikan masalah yang serupa, jaga agar pada awalnya analogi ini sangat
sederhana ;
j.
Berikan
umpan balik mengenai benar atau salahnya jalan pikiran dan jalur pemecahan
masalah;
k. Gunakan representasi grafik masalah itu
yang dihubungkan dengan uraian masalah verbal;
l.
Kembangkan
masalah dalam konstek yang beragam dengan tahapan tingkat kerumitan;
m. Nilai pengetahuan siswa dengan
memberikan masalah baru untuuk dipecahkan.
B. Media berbasis cetakan
Materi pembelajaran berbasis cetakan
yang paling umum di kenal adalah buku teks, jurnal, majalah dll. Perancang
pembelajaran harus berupaya untuk membuat materi dengan media yang berbasis
teks ini menjadi interaktif. Adapun petunjuk menyiapkan media berbasis teks
yang interaktif adalah :
a. Sajikan infofmasi dalam jumlah yang
selayaknya dapat dicerna ,diproses dan dikuasai. Informasi dibagi kedalam
kelompok –kelompok terkecil yang logis kira-kira 3 sampai 7 butir /kelompok.
Semakin kompleks informasi itu, semakin sedikit jumlah butir yang ditampilkan
dalam sekali penyajian.
b. Pertimbangkan hasil pengamatan dan
analisis kebutuhan siswa dan siapkan latihan yang sesuai dengan kebutuhan
tersebut.
c. Pertimbangkan hasil analisis respons
siswa bagaimana siswa menjawab pertanyaan atau mengerjakan latihan memberikan
kesempatan untuk latihan tambahan, menyiapkan contoh–contoh atau menyarankan
bacaan tambahan.
d. Siapkan kesempatan bagi siswa untuk
dapat belajar sesuai kemampuan dan kecepatan mereka. Keberhasilan penyajian
materi dengan media berbasis teks sangat ditetukan oleh kesempatan siswa
belajar berdasarkan kemampuannya.
e. Gunakan beragam jenis latihan dan evaluasi
seperti bermain peran, study kasus berlomba atau simulasi.
Untuk menarik perhatian
pada media ini adalah dengan penggunaan warna, bentuk misalnya kotak dan bulat,
huruf, garis, huruf dicetak tebal, dicetak miring dan sebagainya.
C. Media berbasis visual
Agar menjadi afektif, media berbasis
visual (perumpamaan) sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa
harus berinteraksi dengan visual itu untuk meyakinkan terjadinya proses
informasi. Ada beberapa prinsip umum yang perlu untuk penggunaan afektif media
ini, yaitu :
a. Usahakan visual itu sesederhana
mungkin dengan menggunakan gambar garis, karton, bagan, dan diagram.
b. Visual digunakan untuk penekanan
informasi sasaran.
c. Ulangi sajian visual dan libatkan
siswa untuk meningkatkan daya ingat, sehingga untuk visual yang komplek siswa
perlu diminta untuk mengamatinya dan mengungkapakan sesuatu mengenai visual
tersebut.
d. Warna harus digunakan secara
realistis.
e. Tekankan kejelasan dan ketepatan
dalam semua visual.
D. Media berbasis audio – visual
Media visual yang mengabungkan
penggunaan suara memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksinya yakni,
penulisan naskah (yang menjadi bahan narasi) dan story board. Berikut beberapa
petunjuk praktis untuk menulis naskah narasi :
a. Tulis singkat, padat dan sederhana
b. Tulislah dalam kalimat aktif
c. Usahakan setiap kalaimat tidak lebih
dari 15 kata
d. Setelah menulis narasi, baca narasi
itu dengan suara keras
e. Edit dan revisi naskah narasi itu
sebagai mana perlunya
Selain itu juga da
beberapa petunjuk dalam story board yaitu :
a. Menentukan jenis visual yang akan
digunakan dan mulai membuat sketsanya
b. Pikirkan bagian yang akan di perankan
audio dalam paket program
c. Lihat dan yakinkan bahwa seluruh isi
pelajaran tercakup dalam story board
d. Revisi untuk persiapan ahir sebelum
memulai produksi .
E. Media berbasis komputer
Penggunaan komputer sebagai media
pembelajaran secara umum mengikuti proses intruksional sebagai berikut :
a. Merencanakan mengatur dan
mengorganisasikan serta menjadwalkan pelajaran
b. Mengevaluasi siswa (tes)
c. Mengumpulkan data mengenai siswa
d. Melakukan analisis statistik mengenai
data pembelajaran
e. Membuat catatan perkembangan
pembelajaran
F. Pemanfaatan Perpustakaan sebagai
sumber belajar
Pemanfaatan perpustakaan sebagai
sumber belajar secara efektif memerlukan keterampilan sebagai berikut (Achsin,
1986) :
a. Keterampilan mengumpulkan informasi,
yang meliputi keterampilan :
(1) mengenal sumberinformasi dan
pengetahuan;
(2) menentukan lokasi sumber informasi
berdasarkan system klasifikasi perpustakaan, cara menggunakan catalog dam
indeks;
(3) menggunakan bahasa pustaka baru,
bahanrefrensi seperti ensiklopedia, kamus, dll.
b. Keterampilan mengambil intisari dan
mengorganisasikan informasi, seperti :
(1) memilih informasi yang relevan dengan
kebutuhan dan masalah;
(2) mendokumentasikan informasi dan sumbernya .
c. Keterampilan menganalisis, menginterpretasikan
dan mengevaluasi informasi seperti :
(1) memahami bahan yang dibaca;
(2) membedakan antara fakta dan opini
(3) menginterpretasi informasi baik yang
saling mendukung maupun yang berlawanan.
d. Keterampilan menggunakan informasi,
misalnya :
(1) memanfaatkan intisari informasi untuk
mengambil keputusan dan memecahkan masalah;
(2) menggunakan informasi dalam diskusi;
(3) menyajikan informasi dalam bentuk
tulisan.
BAB VI PENGEMBANGAN MEDIA
A. Media berbasis visual
Dalam proses penataan media harus diperhatikan
prinsip-prinsip desain tertentu, antara lain :
a. Kesedehanaan
Secara umum kesederhanaan itu mengacu kepada jumlah elemen
yang terkandung dalam suatu visual, jumlah elemen yang lebih sedikit memudahkan
siswa menangkap dan memahami pesan yang disajikan visual itu. Pesan informasi
yang panjang atau rumit harus dibagi- bagi kedalam beberapa bahan visual yang
mudah dibaca, begitu juga teks yang menyertai bahan visual harus dibatasi
antara 15 sampai 20 kata.
b. Keterpaduan
Keterpaduan mengacu kepada hubungan yang terdapat diantara
elemen–elemen yang ketika diamati berfungsi secara bersama-sama saling terkait
dan menyatu sebagai suatu keseluruhan.
c. Penekanan
Dengan menggunakan ukuran seperti hubungan–hubungan, warna
atau ruang, penekanan dapat diberikan
kepada unsur terpenting.
d. Bentuk
Bentuk yang aneh dan asing bagi siswa dapat membangkitkan
minat perhatian .
e. Garis
Dapat digunakan untuk menghubungkan unsur-unsur sehingga
dapat menunutun perhatian siswa untuk mempelajari suatu urutan –urutan khusus .
B. Media berbasis audio – visual
Media audio dan audio visual
merupakan bentuk media pembelajaran yang murah dan terjangkau, menarik dan
memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak. Materi audio dapat digunakan untuk :
a. Mengembangkan keterampilan mendengar
dan mengevaluasi apa yang telah di dengar;
b. Mengatur dan mempersiapkan diskusi
dengan mengungkapkan pendapat para ahli yang berada jauh dari lokasi;
c. Menjadikan model yang akan ditiru
oleh siswa;
d. Menyiapkan variasi yang menarik dan
perubahan–perubahan tingkat kecepatan belajar mengenai suatu pokok bahasan atau
suatu masalah;
C. Media berbasis komputer
Penggunaan komputer sebagai media
pembelajaran dikenal dengan nama pembelajaran dengan bantuan komputer .
Tutorial atau meniru sistem tutor,
dapat berupa informasi atau pesan berupa suatu konsep disajikan dilayar komputer
dengan teks, gambar pada saat yang tepat siwa diperkirakan telah membaca dan
menginterpretasi kosep itu suatu pernyataan ataupun soal yang di ajukan .
D. Multi Media Berbasis Komputer dan
Interactive Video
Arti multi media pada umumnya adalah
berbagai macam kombinasi grafik ,teks, video, dan animasi. Penggabungan ini
merupakan seatu kesatuan yang secara bersama-sama menampilkan informasi pesan
atau isi pelajaran .
Informasi yang disajikan melaui multimedia
ini berbentuk dokumen yang hidup dan dapat dilihat di dokumen monitor atau
ketika diproyeksikan dilayar lebar melalui overhead projector (OHP) dan dapat
didengar suaranya serta dilihat gerakannya (video atau animasi).
Multimedia berbasis komputer inin
sangat menjanjikan untuk penggunaanya dalam bidang pendidikan .
BAB VII EVALUASI MEDIA PEMBELAJARAN
Evaluasi merupakan bagian integral dari
suatu proses intruksional. Idealnya pelaksanaan proses intruksional diukur dari
dua aspek, yaitu :
a. Bukti empiris mengenai hasil belajar
siswa yang dihasilkan system intruksional;
b. Bukti yang menunjukkan berapa banyak
sumbangan media atau media program terhadap keberhasilan dan keefektifan proses
intruksional.
Adapun tujuan evaluasi pembelajaran,
adalah :
a. Menentukan apakah media pembelajaran
itu efektif;
b. Menetukan apakah media pembelajaran
itu dapat di perbaiki atau di tingkatkan;
c. Menetapkan apakah media itu cost effective dilihat dari hasil
belajar siswa;
d. Memilih media pembelajaran yang
sesuai untuk dipergunakan dalam proses belajar didalam kelas;
e. Menetukan apakah isi pelajaran sudah
tepat disajikan dengan media itu;
f.
Menilai
kemampuan guru menggunakan media pembelajaran;
g. Mengetahui apakah media pembelajaran
itu benar-benar memberi sumbangan terhadap hasil belajar seperti yang
dinyatakan;
h. Mengetahui sikap siswa terhadap media
pembelajaran.
Langganan:
Postingan (Atom)